Kamis, 14 November 2019

TRADISI SUKU SASAK
 (NYEPUT ATAU BERAGAM)
penulis: sunarti

Assalamulaikum warahmatulahi wabarakatuh

Hallo kembali lagi diblog saya....
Pada hari rabu tgl 9 november 2019 saya dan teman satu kelompok kembali lagi ditempat yang kemarin yaitu di kabupaten Lombok utara (KLU) desa sambil bangkol kecematan gangga dususn senjajak. Kami kembali menginap seperti kemarin karna bapak yang kami wawancarai sibuk singnya jadi kami berfikir untuk  malam hari. kami pergi kerumah beliau sekitar jam 9  malam pada saat itu juga suasanya mati lampu. 
Kemarin di blog yang pertama saya bercerita tentang naksah kuno yang berarda di pulau Lombok. Dan sekarang saya masih mencari tau tentang tradisi sasak atau bertepatannya di KLU. Disini saya ingin sher salah satu tradisi sasak yaitu nyeput atau beragam.

Nyeput adalah sala satu tradisi suku sasak yang sangat sakral yang menjadikan naskah kuno sebagai tumpu pelaksanaanya, Sebelum orang memulai tradisi tersebut ada syarat-syarat yang harus di patuhi yaitu, niat, suasana malam, dan memejamkan mata, lalu mengambil satu helai daun lontar yang bertulisan aksara kawi dimana isinya bercerita tentang berbagai naskah-naskah. Setelah itu akan dibacakan apa yang sudak kita pilih salah satu daun lontar dan dibacakan arti dari naskah tersebut yang kita pilih, dimana makna itu berkaitan tentang kehidupan kita kedepanya.

                    

Menurut saya nyeput adalah sebuah tradisi yang bergantung terhadap kepercayaan masing-masing dari seseorang. Karna terjadinya suatu peristiwa yang bersifat ramalan bergantung pada keyakinan kita sebagai manusia. Jadi di sini, saya tidak mempercayai tradisi tersebut, namun rasa penasaran saya terhadap tradisi ini menyebabkan saya melakukan tradisi tersebut.  

23 komentar:

  1. Kenapa kok kak ngikut tradisi orang sedangkan kakaknya gk percaya?

    BalasHapus
  2. syarat-syarat guys, bukan sarat-sarat.
    semoga bisa diperbaiki sekarang guys.

    berarti


    jadi nyebut itu ramalan bisa berpotensi benar dan tidak karena bersifat prediksi .. gtu yah kk ?

    BalasHapus
  3. Owh gituyah klo disasak tradisinya hmmm wahwahwah...jadi bertambh ni ilmu terimah kasih mbak atas tulisannya sangat bermanfaat😊

    BalasHapus

TRADISI SUKU SASAK  (NYEPUT ATAU BERAGAM) penulis: sunarti Assalamulaikum warahmatulahi wabarakatuh Hallo kembali lagi diblog s...